Reward, bukan omelan: membangun kebiasaan baik anak dengan poin
Mengulang perintah yang sama tiga kali sehari menguras tenaga dan merusak suasana rumah. Sistem poin mengubah perintah menjadi permainan.
5 menit membaca"Kamarnya diberesin." "Sudah salat?" "Tasnya disiapkan untuk besok." Kalimat yang sama, setiap hari, dengan nada yang makin tinggi. Orang tua lelah, anak kebal.
Kenapa omelan tidak bekerja
Omelan memberi perhatian pada kesalahan, bukan pada usaha. Anak belajar bahwa tugas adalah hukuman. Sebaliknya, pengakuan atas usaha, sekecil apa pun, mendorong anak mengulanginya.
Cara kerja sistem poin RumahQu
- Orang tua membuat tugas dengan poin, misalnya merapikan kamar 15 poin.
- Anak menandai tugas selesai dari HP-nya.
- Orang tua memverifikasi, dan poin langsung bertambah.
- Poin ditukar dengan hadiah yang Anda tentukan sendiri: jalan-jalan, waktu main, atau makanan favorit.
Anak tidak butuh lebih banyak perintah. Mereka butuh papan skor.
Peringatan otomatis, bukan orang tua yang cerewet
Bila tugas terlambat atau poin anak terlalu rendah, RumahQu mengirim peringatan. Orang tua cukup menindaklanjuti, tanpa harus menjadi alarm berjalan.